Categories Blog

Jenis Bawang Putih Lokal yang Berada di Indonesia

Terdapat banyak jenis bawang di dunia. Belum lagi jenis anakannya seperti jenis bawang merah dan jenis bawang putih. Perlu diketahui bahwa jenis-jenis bawang yang ada di Indonesia tidak semuanya berasal dari Indonesia. Lantas apa jenis bawang putih lokal yang berasal di Indonesia.

Bawang putih pada awalnya adalah berasal dari luar negeri yaitu di daerah Asia Timur. Namun seiring berkembangnya jaman, Indonesia memiliki bawang putih yang dikembangkan oleh sumber daya manusia kita. Dan jenis bawang putih yang dijual di pasat biasanya adalah jenis bawang putih lokal.

Jenis Bawang Putih Lokal

1. Tawangmangu

Bawang putih Tawangmangu merupakan salah satu jenis unggulan bawang putih di Indonesia. Seperti namanya, bawang putih ini berasal dari Tawangmangu yang sudah ada sejak tahun 1989. Potensi produksi dari bawang putih Tawangmangu bisa menjacai 12 ton/ha.

Siung yang dihasilkan bawang putih Tawangmangu adalah sekitar dari 12 hingga 16 siung. Diameter umbi sendiri berkisar dari 4 hingga 5 cm. Ukuran dari bawang putih Tawangmangu bisa terbilang cukup besar. Masa panen dari bawang putih Tawangmangu biasanya saat umur 120 hari atau hampir 4 bulan.

2. Lumbu Putih

Bawang putih Lumbu Putih berasal dari kota Yogyakarta yang sudah ada sejak 1988. Potensi untuk hasil produksi dari bawang putih lumbu putih adalah mencapai 8 ton/ha.

Untuk siung dari bawang putih Lumbu Putih biasa sekitar 17 dan paling banyak bisa mencapai 27 siung. Diameter umbi dari dari bawang putih Lumbu Putih biasanya dari 2,5 cm hingga 6 cm. Ukuran dari bawang putih Lumbu Putih bisa terbilang kecil hingga besar. Masa panen dari bawang putih Lumbu Putih biasanya saat umur dari 1oo hari hingga 110 hari. Panen bawang putih Lumbu Putih lebih lama dari bawang putih Tawangmangu.

3. Lumbu Hijau

Bawang putih Lumbu Hijau berasal dari kota Batu, Jawa Timur yang sudah ada sejak 1984. Potensi untuk hasil produksi dari bawang putih lumbu putih adalah mencapai 10 ton/ha.

Untuk siung dari bawang putih Lumbu Hijau biasa sekitar 12 dan paling banyak bisa mencapai 20 siung. Diameter umbi dari dari bawang putih Lumbu Hijau biasanya dari 3,3 cm hingga 3,9 cm. Ukuran dari bawang putih Lumbu Hijau bisa terbilang sedang. Masa panen dari bawang putih Lumbu Hijau biasanya saat umur dari 112 hari hingga 120 hari.

4. Lumbu Kuning

Sama seperti bawang putih Lumbu Hijau, bawang putih Lumbu Kuning juga berasal dari kota Batu, Jawa Timur dan dengan waktu rilis yang sama. Potensi produksi dari bawang putih Lumbu Kuning hampir sama dengan bawang putih Lumbu Putih yaitu bisa menjacai 8 ton/ha.

Siung yang dihasilkan bawang putih Lumbu Kuning adalah sekitar dari 14 hingga 17 siung. Diameter umbi sendiri berkisar sekitar 3 cm. Ukuran dari bawang putih Lumbu Kuning bisa terbilang sedang. Masa panen dari bawang putih Lumbu Kuning biasanya saat umur 105 hari hingga 116 hari.

5. Sangga Sembalun

Bawang putih Sangga Sembalun berasal dari kota Lombok yang sudah ada sejak 1995. Potensi untuk hasil produksi dari bawang putih lumbu putih adalah mencapai 8,75 ton/ha.

Untuk siung dari bawang putih Sangga Sembalun biasa sekitar 12 dan paling banyak bisa mencapai 14 siung. Diameter umbi dari dari bawang putih Sangga Sembalun biasanya dari 4,5 cm hingga 5,5 cm. Ukuran dari bawang putih Sangga Sembalun bisa terbilang cukup besar. Masa panen dari bawang putih Lumbu Hijau biasanya saat umur dari 105 hari hingga 110 hari.

Petani biasa menggunakan jenis bawang putih di atas untuk ditanam dan diperjualbelikan ke masyarakat sekitar. Tidak jarang juga terdapat ekspor bawang putih lokal. Nilai jual bawang putih lokal bisa meningkat di luar negeri.