Categories Blog

Cara Mengawetkan Bawang Merah yang Sudah Terkupas

Akan sangat disayangkan jika bahan makanan kita terbuang sia-sia. Salah satu bahan makanan atau bumbu masakan yang cepat membusuk adalah bawang merah. Sebenarnya untuk cara menyimpan bawang merah cukup mudah jika masih utuh. Jika sudah terkupas maka daya simpan bawang merah sudah tinggal sedikit lagi. Mengetahui cara mengawetkan bawang merah mampu mengatasi daya simpan bawang merah yang sudah terkupas.

Cara Mengawetkan Bawang Merah yang Terkupas

1. Simpan pada Kulkas

Bawang merah yang sudah terkupas sudah sangat tidak aman jika diletakkan pada tempat terbuka. Agar bisa lebih awet maka memasukkannya ke dalam kulkas bisa jadi pilihan yang tepat. Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, tempatkan bawang merah ke dalam wadah kedap udara. Jangan simpan bahan makanan yang lain selain bawang merah dalam wadah yang sama.

Bawang merah dapat diletakkan dalam kulkas dengan keadaan terkupas. Agar bisa bertahan lebih lama maka bawang merah dapat dipotong dulu pada bagian ujung dan pangkal. Bisa juga iris atau cincang tipis-tipis bawang merah dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Memotong bagian bawang merah dapat mencegah tumbuhnya tunas dan pembusukan.

2. Simpan pada Freezer

Hampir sama dengan disimpan ke dalam kulkas, namun ini dibekukan dan dimasukkan pada freezer. Untuk wadah sendiri tetap yang kedap udara tetapi kalau bisa wadah yang digunakan adalah plastik.

Untuk bawang merahnya harus diiris atau dicincang tipis-tipis dahulu. Karena suhu freezer lebih dingin dan jika dalam keadaan utuh terkupas maka tunas akan cepat tumbuh. Bawang merah dalam freezer juga akan kemungkinan bertahan dari kontaminasi bakteri. Dengan menyimpan pada kondisi beku dan di freezer, daya simpan bawang merah bisa bertahan lebih lama dibandingkan dengan disimpan di kulkas biasa.

3. Olahan Bawang Merah Goreng

Olahan yang dimaksud adalah yang masih menjaga bentuk, rasa, kegunaan asli dari bawang merah. Sehingga bawang merah masih bisa digunakan pada masakan lain. Contoh dari olahan bawang merah yang bisa mengawetkan bawang merah adalah bawang goreng, acar bawang, dan baceman bawang.

Bawang merah goreng masih bisa digunakan pada hampir semua masakan atau hidangan. Biasanya digunakan pada hidangan seperti nasi goreng, aneka mi, aneka nasi, mi instan, sup, dan masih banyak lagi.

Untuk membuatnya juga cukup mudah hanya dengan cincang bawang merah lalu goreng dalam minyak. Dengan begitu kamu tidak hanya mendapat bawang merah goreng, kamu juga mendapatkan minyak bawang merah. Bawang merah goreng dapat disimpan pada wadah kedap udara lalu diletakkan di dalam kulkas atau freezer.

4. Olahan Acar Bawang Merah

Acar bawang merah masih bisa digunakan hampir semua hidangan bahkan masih bisa menjadi bumbu masakan. Karena acar bawang merah bentuknya masih bawang merah yang mentah atau tidak dimasak. Di Indonesia, acar bawang merah sendiri biasa ditemukan pada hidangan untuk acara-acara seperti hajatan, pernikahan, dan lainnya.

Membuat acar bawang merah biasanya memasukkan irisan bawang merah, cabai hijau, cuka, garam, gula, dan air panas pada wadah lalu tutup 2 hingga 3 jam. Setelah itu bisa disimpan pada kulkas. Tidak disarankan untuk menyimpan pada freezer karena acar mengandung air. Memang bisa dicairkan tetapi akan memakan waktu lama dan acar tidak bisa langsung digunakan.

5. Olahan Baceman Bawang Merah

Baceman bawang merah juga salah satu bentuk pengawetan bawang merah. Semakin lama menyimpan baceman bawang merah maka semakin kuat juga aroma dan rasanya. Baceman bawang putih juga masih bisa digunakan untuk bumbu masakan seperti nasi goreng, aneka mi, dan beragam chinese food.

Cara pembuatannya adalah tumbuk kasar bawang merah lalu masukkan ke dalam wadah kaca kedap udara. Tambahkan kemiri halus, minyak wijen, dan minyak sayur. Tutup wadah dan baceman bisa kamu gunakan setelah 1 sampai 2 hari setelahnya. Untuk menyimpannya boleh di dalam kulkas tapi lebih baik jika di suhu ruangan.