Jangan Sepelekan 5 Hal Ini Kalau Kamu Mau Sukses Bisnis Kuliner

Jika Anda ingin menjalankan bisnis, terutama jika Anda ingin sukses dalam bisnis memasak Anda, jangan lewatkan apapun. Sepertinya detail kecil, tetapi jika Anda melupakannya, ini dapat membahayakan keamanan bisnis Anda. Anda harus sempurna dalam mendirikan bisnis Anda. Jika sesuatu sudah dilakukan, pastikan itu perlu segera diperbaiki.

Bacaan Lainnya

Ketahui pro dan kontra sebelumnya bisnis semacam iniDi bawah ini adalah hal-hal kecil yang mungkin sebenarnya diremehkan tetapi sangat penting. Pokoknya, jangan lewatkan ini. Mari kita lihat ulasan lengkapnya bersama-sama.

Mengapa harus dalam bisnis memasak?

Pertama, semakin banyak pecinta makanan. Anda bisa melihat menjamurnya jenis makanan yang ada saat ini. Lebih banyak variasi, lebih banyak penggemar makanan.

Memasak bukan hanya makanan, tetapi juga gaya hidup. Kami dapat menawarkan berbagai hidangan bertema, dari tradisional hingga kontemporer.

Kedua, memasak adalah kebutuhan sehari-hari semua orang dari semua lapisan masyarakat. Kebutuhan yang tidak pernah habis ini merupakan peluang bisnis yang menggiurkan.

Ketiga, bisa disesuaikan dengan budget yang ada. Memang bisnis kuliner yang sukses tidak dimulai dengan modal yang banyak. Ada banyak makanan olahan yang bisa diperdagangkan tanpa biaya besar.

Misalnya, Anda bisa menggunakan alternatif berjualan dari rumah, atau bisa menggunakan sistem konsinyasi.

Tantangan bisnis kuliner

Selanjutnya, Anda perlu memahami tantangan yang dihadapi pengusaha bisnis kuliner. Dalam berbisnis, Anda perlu bersiap menghadapi yang terburuk, bukan hanya yang baik.

pemain pesaing

Pesaing adalah masalah bagi Anda jika Anda tidak memiliki rencana yang solid. Atau Anda bisa menjadikan pesaing sebagai tempat belajar. Lihat kualitas makanan yang disajikan, cara mengiklankannya, dan harga yang ditetapkan.

tak sabar menunggu

Ingin tumbuh lebih cepat? Eits, bisnis tidak berjalan seperti itu. Dibutuhkan banyak waktu untuk membuat bisnis Anda dikenal. Oleh karena itu, sebagai pelaku bisnis, diperlukan komitmen yang kuat.

Penelitian yang buruk

Ingin sukses berbisnis memasak? Kurangnya penelitian bisa menjadi salah satu tantangan. Jika Anda tiba-tiba mendirikan bisnis seperti itu, produk Anda mungkin tidak tepat sasaran. Atau konsep kuliner yang Anda bangun sudah ketinggalan zaman. Oleh karena itu, penelitian bisnis adalah suatu keharusan untuk mencegah hal ini terjadi.

Survei ini harus menjawab pertanyaan siapa yang sebenarnya membutuhkan produk Anda.

Tantangan di atas jangan dilihat sebagai beban, melainkan peringatan agar para pelaku bisnis terus belajar tentang bisnis.

7 hal kecil yang tidak boleh Anda remehkan dalam industri kuliner

Ini tidak terlalu penting, ini detail kecil, tetapi tidak boleh diabaikan. Berikut adalah lima hal yang harus Anda ingat.

1. Tetap bersih

Hal tersebut meliputi kebersihan lingkungan dan kebersihan makanan yang disajikan. Jangan memberikan kesan kotor dan menjijikkan kepada calon pelanggan. Ini mimpi buruk bagimu. Kita mungkin meremehkan kebersihan, tetapi itu adalah poin penting yang tidak boleh diabaikan. Bayangkan ada banyak sampah di sekitar tempat Anda berjualan. Bayangkan banyak lalat, kecoak, bahkan tikus berlarian. Pembeli pasti akan jijik dan tidak akan pernah kembali lagi ke tempat Anda!

2. Saya membutuhkan spanduk

Bagaimanapun, pada titik ini Anda harus memiliki spanduk atau sesuatu sebagai sarana untuk membuat kehadiran Anda diketahui publik. Beri tahu Anda. Buat spanduk yang bagus. Pilih kata-kata yang menarik dan tidak terlalu panjang. Silakan gunakan font normal. Alias, tidak bodoh. Pastikan tulisan Anda mudah dibaca!

3. Harga harus masuk akal

Anda mungkin ingin mendapat banyak keuntungan dengan cepat dengan menetapkan harga tinggi. Eits, jangan sampai hal ini menjadi bencana bagi bisnis Anda. Dapatkan bahan baku produk Anda dari grosir sehingga Anda bisa mendapatkannya dengan harga lebih murah sehingga harga jual tidak terlalu tinggi. . Dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang sesuai dengan harganya, dapat dipastikan mampu bersaing dengan sejumlah kompetitor yang ada.

4. Penelitian sebelum Anda mulai

Lakukan survei cepat untuk mengetahui apa yang disukai orang hari ini. Kini semakin mudah dengan hadirnya media sosial. Anda tinggal memanfaatkan media sosial yang masih ramai, terutama di kalangan milenial. Milenial tidak suka yang biasa-biasa saja. Scania sama lucu dan instagrammablenya karena Anda dapat mempublikasikannya ke dunia melalui fitur cerita Instagram dan Whatsapp.Oh iya, dan jangan lupa kalau milenial suka packaging yang bagus. di sini.

5. Tanamkan bahwa pembeli adalah raja

Pasti ada saatnya pikiran dan badan Anda lelah saat berbisnis, apalagi berjualan. Dengan ini, ingatlah bahwa pelanggan adalah raja. Jika Anda lupa, Anda mungkin bersikap kasar kepada pembeli. Pembeli tidak suka dihakimi atau diberikan pelayanan yang buruk. Jadi cobalah untuk melayani konsumen Anda sebanyak mungkin.

6. Pisahkan uang bisnis dan uang pribadi

Pada akhirnya, uang bisnis adalah milik Anda, tetapi berhati-hatilah untuk menggabungkan kedua uang tersebut. Jika itu terjadi, arus kas akan menderita. Jangan beri tahu mereka berapa banyak yang sebenarnya Anda hasilkan dan belanjakan dari bisnis yang Anda lakukan.

7. Harus tangguh secara mental

Ini disebut kesulitan atau hambatan, dan sangat alami untuk dialami. Jika Anda masih pemula, jangan berharap semuanya berjalan lancar. Selain itu, bersiaplah untuk menghadapi kemungkinan kegagalan atau kerugian terlebih dahulu. Itu semua sangat masuk akal. Tidak begitu pesimis. Waspada dan pesimis adalah dua hal yang berbeda. Jika Anda serius ingin sukses, tetap waspada dan jangan menyerah terlalu cepat.

Ini adalah kunci sukses dalam bisnis memasak. 7 hal di atas bisa langsung kamu lakukan. Ingat pemasaran juga harus berhasil.Jika Anda tersesat, lihat saja kiat penjualan sehingga bisnis Anda dapat berkembang.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman Anda yang lain jika menurut Anda artikel ini adalah tips bisnis. Sekarang mari bantu para pelaku UMKM melakukan upgrade!

Untuk informasi menarik seputar bisnis UMKM lainnya, kunjungi BisnisUKM.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *