Categories Bisnis

Tips Bisnis Baju Kaos untuk Pemula, Anti Gagal!

Tips Bisnis Baju Kaos. Kaos adalah jenis pakaian yang yang bisa menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu dan perut, dan ini berlaku untuk kaos oblong yang berlengan pendek. Untuk saat ini banyak beredar kaos dengan lengan panjang. Kaos pun sekarang banyak jenisnya, ada kaos oblong yang memiliki lengan pendek dan berleher bundar. Ada juga kaos polo atau kaos wangki yang memiliki bentuk hampir sama dengan kaos oblong namun memiliki kerah di bagian leher.

Kaos pun bisa digunakan oleh siapapun dan dari semua kalangan. wanita ataupun pria pastinya bisa menggunakan kaos, dari berbagai usia pun, baik itu balita, remaja, juga orang dewasa juga bisa memakai kaos. Terlebih lagi kaos pun untuk saat ini memiliki tren tersendiri.

Baca Juga: Tips Berbisnis Kaos Polos Untuk Pemula.

 

Tips Bisnis Baju Kaos

1. Lakukan Riset

Meraba produk-produk apa yang belum ada dipasaran. Melakukan riset adalah cara untuk mencari tahu tren pakaian yang sedang berlangsung saat ini. Cara melakukan riset bisa dilakukan secara online, di google atau instagram. Bisa juga riset kecil-kecilan, dengan cara membuat questioner di kalangan anak muda secara online, atau tanya jawab langsung dengan berbagai kalangan.

2. Tentukan Produk Yang Akan Dijual

Menentukan produk yang Anda ingin dijual berarti memaksimalkan product knowledge di benak kita. Harus tahu sedetilnya barang yang akan dijual. Apa saja keunggulan produk tersebut, supaya nanti bisa dikomunikasikan dengan pembeli. Apakah kita akan menjual produk baru maupun thrift (bekas pakai). Barang baru atau yang kira-kira dicari dan terjangkau? Jika barang secondhand, apakah yang banyak dicari?

Berbeda dengan produk fashion yang masih baru, bisnis thrift shop lebih mementingkan kualitas, ciri khas spesifik, otentik dan unik. Ciri khas produk bisa menyasar ke pasar yang spesifik juga. Selain mengutamakan fungsi di atas desain, sangat penting diingat, tentu lebih mudah menjual barang yang kita sukai juga. Ciri khas produk fesyen yaitu perubahan trend yang cepat dan repeat order-nya kecil.

3. Tentukan Target Pasar

Saat mapping untuk mengenal pasar, kita juga harus selalu yakin bahwa pasar akan selalu ada, meskipun itu kecil. Mapping ini sangat penting untuk pricing, menentukan harga. Kita ingin menarget pasar yang mana? Kelas menengah ke bawah atau menengah ke atas, jenis kelamin, umur atau kalangan mana.

4. Sesuaikan Modal

Banyak seperti mereka yang telah menekuni bisnis fashion berawal sebagai dropshipper karena dengan keterbatasan modal. Setelah itu, beralih menjadi reseller, barulah kemudian mereka menjadi produsen sebuah brand fashion.

Untuk memulai usaha pakaian tanpa harus memiliki yang modal besar, harus pandai mencari supplier yang berbobot. Sedangkan untuk menjadi reseller, bisa mencari supplier yang ada di marketplace. Menemukan supplier yang dekat dengan lokasi kita tinggal juga lebih baik karena akan mengurangi biaya pegiriman. Google map bisa kita dipakai untuk mencari reseller terdekat, dengan mengandalkan kedekatan lokasi dari tempat kita sehingga menekan biaya pengiriman. Mencari mitra yang terpercaya sangat penting dan merupakan tangan pertama supaya bisa menekan harga jual.

Pengalaman mereka yang sudah berjualan sebagai reseller, setelah menjadi produsen brand milikinya, tidak hanya memasarkan brand mereka sendiri tapi tetap menjadi reseller untuk brand-brand yang lain. Istilahnya yaitu bisnis sampingan. Misalnya, bisnis fashion konveksi kaos sablon. Selain memiliki brand kaos mereka sendiri, mereka juga menerima orderan-orderan kaos sablon.

Untuk reseller yang mencari barang impor, kebanyakan produk yang mereka jual di e-commerce Indonesia berasal dari China. Meskipun mereka tidak langsung mencari supplier di China, kita bisa mencarinya secara online, misalnya di situs Alibaba atau 1688 yang keduanya dimiliki Jack ma.

 

5. Promosi dan Pemasaran

Selain penjualan konvensional, sekarang pasar online telah telah terbuka lebar. Tokopedia, Shopee, Lazada, dll memiliki banyak pelanggan. Memiliki nama akun yang baik dan juga terpercaya dengan deskripsi atau detail produk seperti foto atau judul produk yang khas, penjelasan bentuk dan fungsi produk dan stok yang selalu diupdate, sangat penting karena pembeli akan mencari toko yang memiliki informasi yang detail dan lengkap.

Media lain selain e-commerce yakni marketplace yang ada di media sosial. Tiga media sosial dengan marketplace yang sudah terkenal yaitu Facebook, Instagram dan TikTok. Selain menayangkan produk kita, kita juga bisa menggunakan media ini sebagai iklan produk kita. Iklan kita juga bisa dimuat di halaman depan Google.

Nah itu tadi adalah tips bisnis baju kaos untuk pemula yang dijamin sukses. Kamu juga bisa menggunakan jasa cetak kaos jogja untuk memenuhi kebutuhan kaos kamu diawal memulai bisnis. Semoga artikel ini bisa menjadi panduan atau referensi untuk teman-teman semua memulai bisis ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *